Dokter Kulit Sarankan Pembersih Wajah pH Rendah, Ini Alasannya

Dokter Kulit Sarankan Pembersih Wajah pH Rendah, Ini Alasannya

Dokter Kulit Sarankan Pembersih Wajah pH Rendah, Ini Alasannya Yang Wajib Di Pahami Sebelum Memilih Suatu Produk. Halo para pejuang kulit sehat! Apakah kalian masih bingung memilih pembersih wajah yang tepat? Atau mungkin, merasa sudah memakai produk terbaik. Akan tetapi kulit masih saja bermasalah? Ternyata, rahasianya bukan hanya pada merek atau bahan-bahan mewah. Namun melainkan pada hal yang sering terlewatkan: tingkat pH. Dokter Kulit kini gencar menyarankan penggunaan pembersih wajah dengan pH rendah. Alasannya sederhana, tapi sangat fundamental bagi kesehatan kulit. Karena kulit kita memiliki lapisan pelindung alami. Ataupun yang di kenal sebagai acid mantle, yang berfungsi optimal pada pH rendah. Jadi, jangan salah pilih lagi! Mari kita cari tahu mengapa hal ini menjadi kunci utama untuk mendapatkan kulit yang bersih, sehat, dan bercahaya.

Mengenai ulasan tentang Dokter Kulit sarankan pembersih wajah pH rendah, ini alasannya telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.

Menjaga Keseimbangan pH Kulit

Hal ini merupakan salah satu faktor penting dalam merawat kesehatan wajah. Terlebih kulit manusia secara alami memiliki tingkat keasaman tertentu. Dan juga biasanya berada di kisaran pH 4,5 hingga 6,5. Rentang ini membuat permukaan kulit tetap berada dalam kondisi asam lema. Serta yang berperan sebagai lapisan pelindung alami atau acid mantle. Lapisan ini berfungsi melawan pertumbuhan bakteri berbahaya. Kemudian juga menjaga kelembapan. Tentu yang akan melindungi kulit dari iritasi akibat paparan polusi maupun bahan kimia. Ketika menggunakan pembersih wajah dengan pH rendah. Maka kita membantu mempertahankan keseimbangan alami tersebut. Sebaliknya, penggunaan produk dengan pH terlalu tinggi. Ataupun bersifat basa dapat merusak acid mantle. Kemudian membuat kulit kehilangan minyak alaminya. Dan juga mengakibatkan gangguan seperti kulit kering, kemerahan. Bahkan memperparah jerawat. Dalam jangka panjang, kerusakannya juga dapat mempercepat tanda-tanda penuaan.

Dokter Kulit Sarankan Pembersih Wajah pH Rendah, Ini Beberapa Alasannya Dan Manfaatnya

Kemudian juga masih membahas Dokter Kulit Sarankan Pembersih Wajah pH Rendah, Ini Beberapa Alasannya Dan Manfaatnya. Dan fakta lainnya adalah:

Mencegah Iritasi Dan Kulit Kering

Hal ini merupakan salah satu tujuan utama dalam memilih pembersih wajah yang tepat. Terutama yang memiliki pH rendah. Kulit secara alami memiliki lapisan pelindung yang disebut acid mantle. Tentunya yaitu lapisan tipis dengan sifat asam ringan yang menjaga kelembapan. Kemudian juga mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya. Serta melindungi kulit dari polusi dan zat iritan. Ketika pembersih wajah yang di gunakan memiliki pH tinggi atau bersifat basa. Maka lapisan ini akan terganggu, mengakibatkan minyak alami kulit hilang secara berlebihan. Dampaknya, kulit menjadi kering, terasa tertarik. Bahkan dapat memicu peradangan. Pembersih wajah dengan pH rendah bekerja secara lembut, membersihkan kotoran, minyak. Dan sisa riasan tanpa mengikis kelembapan alami kulit. Dengan pH yang mendekati pH alami kulit, kadar air dalam lapisan epidermis dapat terjaga. Sehingga mencegah terjadinya trans-epidermal water loss.

Tentunya yaitu proses hilangnya air dari permukaan kulit. Kehilangan kelembapan yang terlalu besar membuat kulit menjadi rapuh, kusam. Dan juga lebih rentan mengalami iritasi berulang. Para ahli menjelaskan bahwa iritasi kulit tidak hanya di sebabkan oleh alergi atau paparan sinar matahari. Akan tetapi juga dapat di picu oleh penggunaan produk pembersih yang terlalu keras. Bahan pembersih dengan pH tinggi mampu mengubah komposisi flora kulit (mikrobioma). Sehingga keseimbangannya terganggu. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap debu, polusi. Serta bahan aktif skincare yang seharusnya bermanfaat. Dengan pH yang lebih rendah. Maka kulit tetap terjaga kelembutannya, dan proses regenerasi sel berjalan normal. Selain itu, kulit kering akibat penggunaan pembersih dengan pH tinggi dapat memicu berbagai masalah lanjutan. Contohnya juga seperti pengelupasan berlebihan, rasa perih saat mengaplikasikan produk skincare.

Rahasia Kulit Sehat: Pilih Facial Wash Dengan pH Minim

Selain itu, masih membahas Rahasia Kulit Sehat: Pilih Facial Wash Dengan pH Minim. Dan fakta lainnya adalah:

Mengurangi Risiko Jerawat

Hal ini adalah salah satu alasan penting mengapa dokter kulit merekomendasikan penggunaan pembersih wajah dengan pH rendah. Kulit manusia secara alami memiliki pH yang sedikit asam. Tentunya yaitu sekitar 4,5 hingga 6,5. Keasaman ini berperan penting dalam menciptakan lingkungan. Serta yang tidak ideal bagi bakteri penyebab jerawat. Contohnya seperti Cutibacterium acnes (sebelumnya di kenal sebagai Propionibacterium acnes). Saat pH kulit tetap terjaga dalam kondisi asam lemah. Maka pertumbuhan bakteri tersebut dapat di tekan. Sehingga risiko munculnya jerawat berkurang secara signifikan. Sebaliknya, penggunaan pembersih wajah dengan pH tinggi. Ataupun bersifat basa dapat mengubah kondisi kulit menjadi lebih alkalis. Lingkungan kulit yang lebih basa tidak hanya melemahkan acid mantle atau lapisan pelindung alami kulit. Akan tetapi juga menciptakan situasi yang lebih mendukung perkembangan bakteri penyebab jerawat. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap peradangan, penyumbatan pori.

Dan juga infeksi ringan yang memicu timbulnya jerawat baru. Pembersih dengan pH rendah bekerja secara lembut untuk mengangkat kotoran, minyak berlebih, dan sisa kosmetik tanpa mengganggu keseimbangan mikrobioma kulit. Hal ini penting karena mikrobioma kulit yang seimbang berfungsi sebagai garis pertahanan pertama terhadap patogen berbahaya. Ketika keseimbangan ini terganggu, bakteri penyebab jerawat dapat berkembang biak dengan cepat, memicu peradangan yang terlihat dalam bentuk papula, pustula, atau bahkan jerawat kistik. Selain mencegah perkembangan bakteri, menjaga pH kulit tetap rendah juga membantu mengontrol produksi sebum. Produksi minyak berlebih merupakan salah satu faktor utama penyumbatan pori yang memicu jerawat. Dengan pH yang seimbang, kelenjar sebaceous dapat bekerja lebih stabil. Sehingga minyak yang di produksi tidak berlebihan dan pori-pori tetap bersih. Tentu kondisi satu ini membuat kulit lebih seha. Serta pori-pori tampak lebih kecil.

Rahasia Kulit Sehat: Pilih Facial Wash Dengan pH Minim Menurut Dermatolog

Selanjutnya juga masih menguak Rahasia Kulit Sehat: Pilih Facial Wash Dengan pH Minim Menurut Dermatolog. Dan alasan lainnya karena:

Mendukung Fungsi Skin Barrier

Hal ini merupakan alasan krusial mengapa dokter kulit menyarankan penggunaan pembersih wajah dengan pH rendah. Skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang tersusun dari sel-sel kulit mati (corneocytes). Terlebih yang saling terkait dengan lipid alami seperti ceramide, kolesterol. Dan juga dengan asam lemak. Lapisan ini berfungsi sebagai dinding pertahanan utama yang melindungi kulit dari paparan polusi. Serta radikal bebas, bakteri, alergen, hingga bahan kimia berbahaya. Kemudian sekaligus mencegah hilangnya kelembapan dari dalam kulit (transepidermal water loss). Ketika kita menggunakan pembersih dengan pH rendah. Maka keseimbangan asam alami pada permukaan kulit dapat di pertahankan. Kondisi ini sangat penting karena skin barrier bekerja optimal pada tingkat pH yang sedikit asam.

Keasaman tersebut membantu menjaga struktur lipid tetap utuh. Serta memelihara kekompakan antar sel. Kemudian mendukung aktivitas enzim yang terlibat dalam regenerasi kulit. Jika pH kulit terlalu tinggi akibat penggunaan pembersih yang bersifat basa. Terlebih dengan struktur lipid akan terganggu, ikatan antar sel melemah. Dan menyebabkan skin barrier menjadi rentan bocor. Kerusakan pada skin barrier berdampak luas. Kulit yang kehilangan fungsi pelindungnya akan lebih mudah mengalami iritasi, kemerahan, dehidrasi. Bahkan peradangan kronis seperti dermatitis. Selain itu, kerusakan ini juga memudahkan zat berbahaya. Ataupun mikroorganisme masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam, meningkatkan risiko infeksi. Dalam jangka panjang, skin barrier yang lemah dapat memicu sensitivitas kulit yang berulang. Serta mempercepat tanda-tanda penuaan dini.

Jadi itu dia beberapa alasan kenapa harus gunakan pembersih wajah pH rendah yang di sarankan Dokter Kulit.